Rombongan TK ini tiba pukul 07.30 WIB dengan didampingi tiga guru. Mereka ditemui Kepala Perpustakaan Bambang Soemanto dan Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Perpustakaan Lilik Armi Ruswiana.
Para siswa lantas blusukan ke beberapa ruangan. Ada yang serius memilih buku untuk dibaca di ruang baca. Ada yang internetan di ruangan khusus. Mereka dibimbing Susiyati, salah satu ustadzah dan Lilik Armi Ruswiana.
Sementara di ruangan yang lain, beberapa siswa asyik nonton film anak yang bercerita tentang sejumlah anak yang hobi membaca di perpustakaan. "Saya ingin lihat film itu ustadzah," teriak Musa, salah satu siswa kelas A, nol kecil.
Penanggung jawab kunjungan siswa TK IT Permata, Susiyati mengatakan, kunjungan itu bagian dari kegiatan belajar. Kali ini menurutnya siswa datang ke perpustakaan sesuai dengan materi yang ada. Yakni, komputer sebagai alat komunikasi karunia Allah. "Mendidik siswa menikmati internet, buku dan fasilitas lainnya sebagai karunia Allah," jelasnya.
Sekitar pukul 10.00, rombongan pamit pulang. "Saya acungi jempol untuk siswa TK IT Permata. Semoga bisa menjadi anak yang cinta perpustakaan," kata Bambang Soemanto dalam sambutannya, sesaat sebelum rombongan pulang.
Bambang mengatakan, kunjungan siswa ke perpustaaan itu bukan yang pertama kali. Namun sudah sering dilakukan hampir semua sekolah. "Mulai TK, PAUD, SMP/MTs, SMA/MA, sudah menikmati fasiltas yang ada di perpus ini," katanya.
Perpustakaan sendiri menurutnya saat ini sudah mengoleksi 28 ribu judul buku. "Anggaran dana untuk pengadaan buku dan semua fasilitas di perpustakaan untuk tahun 2009 Rp 150 juta. Anggaran untuk 2010 yang sudah distok senilai Rp 125 juta," terangnya.
Jadi kata Bambang, anggaran untuk modal belanja antara 2009 dan 2010 turun Rp 50 juta. "Mungkin karena terlihat fasilitas yang ada masih lengkap. Dan kenyataannya, fasilitas di perpustakaan ini memang super lengkap. Sudah menjadi area hot spot," imbuhnya.
Karena itu dia berharap, semua fasilitas itu dapat meningkatkan minat baca masyarakat. "Generasi muda lebih suka dan kerasan di perpustakaan. Itu harapan kami ke depan," tuturnya. (ain/hn)