Error
  • JUser::_load: Unable to load user with id: 62
Sabtu, 02 Juli 2011 00:00

TUTORIAL BISNIS: Promosi atau Mati

Ditulis oleh  A Wiendarto
Taksir item ini
(0 pilihan)
contoh promosi contoh promosi

ah itu kan kata orang-orang yang bisnisnya bergerak dalam dunia periklanan..

Mohon maaf Kisanak, judul memang hiperbola ~ membuat seolah tanpa promosi, bisnis akan mati ~ tapi itu benar. Promosi adalah cara-cara efektif dan efisien mengkomunikasikan informasi produk, layanan, jasa yang kita miliki ke target pasar -> konsumen.

kittyPada kenyataannya Promosi adalah bagian tak terpisahkan dari fundamental MARKETING; Pemasaran produk atau jasa (maaf kisanak, mohon diterima bahwa pemasaran itu sama sekali berbeda dengan penjualan).

Promosi itu sendiri bisa diwujudkan dalam banyak hal: Papan Nama di atas toko kita, Display Produk di etalase, Nota Pembelian, Bungkus produk kita pun sudah termasuk promosi, Brosur fotokopian, Petunjuk Arah ke toko kita, bahkan alamat email kita !

 

Bayangkan jika toko teman Anda tanpa nama, produk tidak dipajang di etalase depan, notanya kosong, bungkus polosan, tanpa brosur, dan alamat email anda misalnya Alamat E-mail ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya dan lebih parah lagi informasi bisnis teman Anda tak satupun tampil di website, milis, portal sehingga tidak muncul saat dicari di mesin pencari Google, Yahoo, Bing maupun Altavista..

Bisa dipastikan, jika produknya bukan satu-satunya yang ada di daerah itu, sudah pasti akan kalah menarik oleh toko yang menjual produk serupa dan memiliki:

  • Papan Nama yang Baik,
  • Nota tercetak Nama Toko/Produk dan nomor telepon,
  • Bungkus bersablon, dan
  • Memiliki email bisnis, misal: Alamat E-mail ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya atau Alamat E-mail ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya .

Alat-alat promosi di atas akan lebih dari mampu untuk menggerakkan Customer baru (Calon Pelanggan) ke toko pesaing:

Papan nama salon yang baik, yang menampilkan nomor telpon misalnya, akan memudahkan seorang ibu yang lewat depan salon untuk menyimpan nomor telpon tersebut dan mengontak salon saat si ibu perlu pasang sanggul untuk resepsi.

Nota Bersablon sebuah usaha printing digital, bisa jadi referensi seorang pelanggan ke temannya saat sang teman perlu digital printing dalam waktu mendesak.

notakosong

NotaEfektif

Nota Kosong berakhir jadi sampah di tong Nota Informatif, menjadi pengganti kartu nama

bungkusefektifBungkus atau tas bersablon sebagaimana gambar di samping, juga tak kalah efektifnya dalam mendrive, mendorong, dan menggerakkan publik yang melihat bungkus di pangkuan seorang gadis manis yang duduk di mikrolet dengan rok span yang menawan. Penumpang-penumpang di depan sang gadis tentu berasumsi pakaian si gadis manis berasal dari Toko Kawaii.

Alamat email bisnis sendiri, dengan format namaanda @ namausahaanda.com jelas mengerek citra usaha Anda terkesan lebih bonafid. Contoh, Anda menerima email penawaran paket weekend dari marketing 2 buah hotel baru; Albany dan VinaVira. Dalam menawarkan paket dengan harga sama, fasilitas sama, lokasi sama, misalnya di tepi pantai Kuta Bali, marketing Albany menggunakan alamat email albany_hotel32 @yahoo.com sedangkan marketing Vina Vira Hotel memakai email riana @vinavirahotel.com

Mana yang akan Anda pilih?

Anda tentu akan lebih mudah mengecek kebenaran info paket penawaran hotel Vina Vira karena dgn alamat email di atas, Anda tinggal copy "vinavirahotel.com" dan paste di jendela internet explorer atau firefox Anda dan tinggal tambah 'www', maka Anda akan langsung menuju ke website www.vinavirahotel.com

Bentuk Promosi lewat 3 perlengkapan yang saya sebutkan di awal, adalah tipe promosi konvensional namun sangat efektif - berdaya guna, bermanfaat untuk menjangkau pelanggan maupun calon pelanggan produk dan jasa kita.

Sedangkan promosi lanjutan biasanya menggunakan media, baik koran, majalah, televisi, internet, hingga badan Bus, dan media promo outdoor lainnya. Promosi lanjutan perlu dipilih yang benar-benar efektif dan perlu dipertimbangkan secara matang karena berbiaya mahal dan efeknya tidak sedahsyat yang kita harapkan.

Mengapa? Karena setiap media memiliki pemirsa / pembaca yang berbeda.

Siapa sih yang menonton RCTI? Siapa sih yang baca koran Kompas, Media Indonesia, atau Radar Bromo?

Apakah mereka bakal berminat pada produk kita dan bersedia merogoh koceknya?

Jangankan merogoh kocek, membaca iklan kita saja belum tentu. Iklan baris atau iklan mini kita bisa jadi terlewat begitu saja. Padahal kita sudah membayar paling sedikit Rp. 150ribu untuk sekali promosi dan itu terbatas 3 baris saja, mana cukup?

iklanminikompas

Lihat info iklan baris Kompas di atas. Buktikan sendiri dengan SMS nomor HP yang tertera di gambar bawah.

hrgiklankompas

Sebelum melangkah ke media berbayar, pastikan dahulu kita sudah memanfaatkan media yang mengGRATISkan layanan promosi, seperti www.suarasurabaya.net dan www.kraksaan.com. Keduanya menggratiskan layanan pemasangan iklannya. Suara Surabaya memberikan fasilitas untuk upload foto sebanyak 1 biji, Kraksaan [dot]COM berikan 4 biji. Suara Surabaya batasi artikel promosi dgn 250 karakter, Kraksaan [dot]COM 500 kata.

Sebagai referensi perlunya promosi dan sekaligus studi kasus, mari kita ikuti artikel Majalah SWA berikut ini:

Saling gempur antara Harum Sari vs MBK << Klik

buagusIntisari:

Jika Produk / Layanan Jasa kita adalah yang pertama dan satu-satunya di lingkungan kita, gak usah pikir promosi. Pikir saja bagaimana usaha kita tetap menjadi The Only Product/Service Provider disitu (meminta pihak berwenang untuk melarang orang lain membuka usaha yang sama, semacam proteksi bisnis, tapi apa jaman sekarang masih bisa? ).

Namun jika Anda tidak memiliki kekuasaan untuk melarang orang menjadi pesaing, maka promosi itu perlu.  Apalagi jika tanpa biaya alias GRATIS.

Lakukan promosi seperti menyemir sepatu. Buat agar mengkilat. Namun jangan berlebihan apalagi berbohong tentang kualitas produk. Itu sama saja menempelkan stiker ukuran 42 pada sepatu berukuran 37. Yang ingin mencoba, akan mencampakkan sepatu sepatu itu seketika!

Bagaimana pendapat Anda?

dl


Baca 941 kali Terakhir diperbarui pada Senin, 23 Januari 2012 15:10
Lebih lanjut dalam kategori ini: Hasil adalah untuk lebih Menghasilkan »
blog comments powered by Disqus
You are here:   Home