Semua artikel tulisan langsung pengusaha, baik soal pemasaran maupun manajemen perusahaan
Anda juga bisa memasukkan nomor telepon atau alamat e-mail.
SUMARDY BERPIKIR DENGAN OTAK KANAN DI LUAR KEPALA
Oleh: Jaiman, MM
Saya geleng-geleng kepala dengan ulah Sumardy, seorang CEO perusahaan advertising Buzz&Co di Jakarta. Saya tidak habis pikir sampai dia memutuskan cara yang saya anggap super “nyleneh”.
Senin, 6 June 2011 pagi, Sumardy dan staffnya mengirim 100 peti mati ke kantor media TV, radio, koran dan penerbitan di antero Jakarta. Kontan saja orang-orang yang dikirimi meradang dan melaporkan ulah Sumardy ke Polisi. Polisi langsung gerak cepat, Sumardy dan staffnya langsung digelandang ke Kantor polisi untuk dimintai keterangan.
Langung ke topik, papan nama usaha yang efektif, dan persuasif contohnya adalah sebagai berikut:
![]()
Kenapa tidak 100?
Karena kurang persuasif, kurang menggambarkan positioning produk dan tidak jelas Bengisnya dimana. Coba bandingkan dengan Papan Nama produk yang sama dan meraih angka 99 sebagai berikut:
![]()
Kok masih belum 100%?
Karena tulisan 'sambel' nya kecil. Buat calon pelanggan potensial yang lewat di depan warung, yang terbayang dibenaknya tentang Bebek Bengis bisa jadi gambaran Bebek - bebek yang kejam, bahkan mungkin juga kanibal karena memangsa spesiesnya sendiri..
Padahal yang dimaksud pemiliknya, yang Bengis itu sambelnya. Sangat pedas! Ini sudah digambarkan secara tepat lewat latar belakang merah menyala.
Untungnya, warung Bebek Bengis ini ditolong oleh testimonial dan kepuasan para pengunjungnya yang hampir semua PUAS dengan sajian gorengan dan sedapnya sambel. Para pengunjung yang rata-rata orang kantoran dan menghabiskan berjam-jam berinternet, merekomendasikan warung ini di milis-milis kuliner dan yang paling melengkapi kekurangan papan nama adalah website nya www.bebekbengis.com yang menampilkan foto-foto masakan penggugah selera.
Sungguh perpaduan promosi konvensional dan modern yang optimal !
ah itu kan kata orang-orang yang bisnisnya bergerak dalam dunia periklanan..
Mohon maaf Kisanak, judul memang hiperbola ~ membuat seolah tanpa promosi, bisnis akan mati ~ tapi itu benar. Promosi adalah cara-cara efektif dan efisien mengkomunikasikan informasi produk, layanan, jasa yang kita miliki ke target pasar -> konsumen.
Pada kenyataannya Promosi adalah bagian tak terpisahkan dari fundamental MARKETING; Pemasaran produk atau jasa (maaf kisanak, mohon diterima bahwa pemasaran itu sama sekali berbeda dengan penjualan).
Promosi itu sendiri bisa diwujudkan dalam banyak hal: Papan Nama di atas toko kita, Display Produk di etalase, Nota Pembelian, Bungkus produk kita pun sudah termasuk promosi, Brosur fotokopian, Petunjuk Arah ke toko kita, bahkan alamat email kita !