Setiap email seyogyanya memuat kondisi dan syarat untuk diterima dan diperlakukan secara profesional. Perusahaan - perusahaan Asing dan beberapa perusahaan besar Nasional kini telah mengaplikasikan hal ini. Salah satu contoh adalah sebagai berikut:
“This electronic mail and its attachment(s) is intended only for the recipient(s) to whom it is addressed. It may contain information which may be confidential and/or protected by legal privilege. If you are not the intended recipient(s), reading, disclosing, printing, copying, forwarding this electronic mail and its attachment(s) and/or taking any action in reliance on the information in this electronic mail and its attachment(s) are prohibited. Kraksaan[dot]COM1)shall not be liable in respect of communication made by its employee which is contrary to the company policy and/or outside the scope of the employment of the individual concerned. The employee will be personally liable for any damages or other liability arising.”
“Surat elektronik ini beserta lampirannya dimaksudkan hanya untuk penerima kepada siapa surat tersebut ditujukan. Informasi yang terdapat di dalamnya dapat bersifat rahasia dan/atau dilindungi oleh hukum. Jika Anda bukan penerima yang dituju, Anda dilarang untuk membaca, mengungkapkan, mencetak, menyalin, meneruskan surat elektronik ini beserta lampirannya dan/atau mengambil tindakan apapun berdasarkan informasi yang terdapat dalam surat elektronik ini beserta lampirannya. Kraksaan[dot]COM1) tidak bertanggung jawab atas setiap komunikasi karyawan yang bertentangan dengan kebijakan perusahaan dan/atau berada di luar lingkup pekerjaannya. Segala resiko dan akibat yang ditimbulkan merupakan tanggung jawab personal. “
Catatan: 1) Anda boleh menyalin dan menggunakan disclaimer tertulis diatas untuk Anda pakai setelah mengganti Kraksaan[dot]COM dengan Nama Perusahaan Anda sendiri. Ndak lucu kan kalo Usaha Anda disclaimernya menggunakan nama yang berbeda.. keliatan nyonteknya gitu loch..